Penulis : Moh. Afandi
Editor: Siti Nur Lathifatul Fithriyah
Buku ini hadir sebagai salah satu upaya untuk memahami secara mendalam bagaimana ulama Madura menafsirkan dan mengaplikasikan Fikih dalam kerangka teoritis ke dalam kehidupan sosial, khususnya
terkait isu gender. Kajian ini menjadi semakin relevan karena relasi gender tidak hanya merupakan persoalan sosial semata, tetapi juga memiliki dimensi hukum, agama, dan budaya yang saling terkait.
Ulama, sebagai figur sentral dalam masyarakat Madura, memiliki otoritas untuk membimbing umat dalam memaknai peran dan tanggung jawab laki-laki maupun perempuan.
Kehidupan masyarakat Madura dikenal kaya dengan tradisi keagamaan, yang tersalur melalui pesantren, majelis taklim, pengajian rutin, dan forum-forum keagamaan lainnya. Dalam konteks ini,
pemikiran ulama tidak sekadar bersumber pada teks klasik fikih, tetapi juga berinteraksi secara dinamis dengan realitas lokal yang khas, mulai dari praktik ekonomi, pola keluarga, hingga struktur sosial. Buku ini mencoba menelusuri konstruksi sosial yang dibentuk melalui perspektif fikih, sekaligus bagaimana tafsir gender dikontekstualisasikan oleh ulama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Madura.












Reviews
There are no reviews yet.